//
you're reading...
Info Sumut

Kabupaten Bandar Pulau Harus Segera Terbentuk untuk Mendukung Pembentukan Propinsi Aslab

Kisaran — Pembentukan Kabupaten Bandar Pulau yang kaya dengan sumber daya alam harus segera terbentuk terlebih dahulu untuk mendukung pembentukan Propinsi Aslab sehingga sesuai dengan UU No 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator LBH Publiek Zasnis Sulung Marpaung kepada SIB, Selasa (11/11). Menurut Zasnis berdasarkan UU No 32 tahun 2004 maka syarat utama pembentukan propinsi baru minimal didukung oleh 7 kabupaten/kota. Sementara saat ini jumlah kabupaten/kota yang ada untuk mendukung Propinsi Aslab masih 6 yakni, Kota Tanjungbalai, Kabupaten Asahan, Batubara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan. Oleh sebab itu diperlukan satu kabupaten lagi agar sesuai dengan UU dan solusinya yakni pembentukan Kabupaten Bandar Pulau, sebab semasa pemerintahan kolonial Belanda Kewedanaan Bandar Pulau telah diakui.

Namun, lanjut Zasnis, Kewedanaan Bandar Pulau pada saat pemerintahan kolonial Belanda hanya meliputi Kecamatan Bandar Pulau, Pulau Rakyat dan Bandar Pasir Mandoge. Tapi setelah terjadi pemekaran kecamatan oleh Pemkab Asahan beberapa waktu lalu maka yang memungkinkan untuk membentuk Kabupaten Bandar Pulau ada 9 kecamatan yakni Kecamatan Sei Kepayang, Sei Kepayang Utara, Sei Kepayang Selatan, Pulau Rakyat, Aek Kuasan, Aek Ledong, Bandar Pulau, Rahuning dan Aek Songsongan.

Bila dilihat dari segi geografis keberadaan Kecamatan Sei Kepayang harus diikutsertakan karena kecamatan tersebut memiliki potensi sumber daya laut yang cukup luas. “Kabupaten-kabupaten yang baru akan sulit berkembang bila tidak memiliki sumber daya laut,”ujar Zasnis. Selain itu Kecamatan Sei Kepayang pada tahun 1974 telah mencatat sejarah kemakmuran yang luar biasa di Sumut yakni kecamatan yang memiliki 2 ton emas. Kemakmuran tersebut sempat menjadi perhatian besar pada saat itu karena kecamatan tersebut hanya berpenghasilan dari tanaman kelapa dan padi.
“Kita berharap dengan terbentuknya Kabupaten Bandar Pulau kejayaan tersebut dapat terulang kembali,”tegas Zasnis sembari menyebutkan, upaya pembentukan Kabupaten Bandar Pulau telah dilakukan sejak tahun 2001, namun karena pemekaran Kabupaten Batubara pada saat itu mengalami tekanan maka perjuangan pembentukan Kabupaten Bandar Pulau ditunda.
Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Zasnis, pihaknya telah melakukan tatap muka kepada tokoh-tokoh masyarakat di 9 kecamatan dan putra-putra daerah yang berdomisili di luar kota. “Dalam waktu dekat kita akan menggelar pertemuan untuk membentuk Panitia Pembentukan Kabupaten Bandar Pulau,” tegas Zasnis. (S23/p)
Sumber : SIB

About batubaranews

Info-Info MEMBARA !!

Diskusi

21 thoughts on “Kabupaten Bandar Pulau Harus Segera Terbentuk untuk Mendukung Pembentukan Propinsi Aslab

  1. Pembentukan Kabupaten Bandar Pulau dengan Ibu Kota Pulau Raja , dapat menjadikan daerah lebih dapt berkembang dengan pesat asal , semua pihak yang terlibat dalam rencana ini mengutamakan kepentingang rakyat , yaitu rakyat yang sebenarnya . Begitu banyak pemekaran yang gagal membawa kemajuan rakyat dan hanya segelintir dari bagian rakyat yang mendapat manfaat . Kalau semua memang memikirkan keadilan dan kemakmuran untuk Rakyat kita sangat yakin Pemerkaran ini dapt berjalan dengan baik tanpa ada dampak negatip yg tdak diinginkan

    Posted by Rahmaluddin | Kamis, 19 Maret 2009, 3:51 pm
  2. Saya selaku mahasiswa yang saat ini berada di luar daerah Prov. SUMUT, yang berasal dari desa gunung berkah kecamatan gonting malaha ( Pemekaran dari Kec. Bandar Pulau )Sangat mendukung rencana pemekaran kabupaten bandar pulau, Ingat saudara2ku ataupun para tokoh2 Agama & Masyarakat utamakan kepentingan rakyat dan tujuan pemekaran hanyalah untuk rakyat semata……
    Majuterus pantang mundur… andian dope maju hutattai…..?

    Posted by Jepridin | Sabtu, 11 April 2009, 11:18 pm
  3. Dintinjau dari sisi sumberdaya alam Bandar Pulau sangat kaya,ini dapa digunakan sebagai modal untuk pemekaran Bandar Pulau menjadi Kabupaten.teruslah bergerak unuk pembangunan.

    Posted by marihot | Selasa, 8 September 2009, 11:59 am
  4. asss…saya mahasiswa yng lge study di medan,saya kelahiran bandar pulau..
    belum saat nya bandar pulau menjadi kabupaten…
    karena itu hanya kepentingan golongan
    bukan untuk masyarakat nantinya..liahat saja banyak daerah yang mekar tapi ap semua tidak ad peningkatan bagi daerah nya?
    tpi begitupun diharapkan pada orang yang memperjuang kan aspirasi masy bndr pulaubenar2 serius mengembangkan potensi yang ad i desa itu.kami tetapmendukung

    Posted by azwar | Rabu, 9 September 2009, 4:32 pm
  5. terus berjuang…
    allah huakbar…
    saat nya bandar pulau maju..
    jangan jdi desatertinggal.terutama perhatikan jalanmenuju kesana.yang dri tahun ketahun tetap begitu sahja tidak adaperubahan.padahalwisata disana sangat bagus dpt meningkatkn penghasilan daerrah

    Posted by azwar | Rabu, 9 September 2009, 4:36 pm
  6. sy sorg mhsiswa yg lg kliah d malang jawa timur…
    sy lhr d bndar pulau pkn…
    sy br th brt ini.. klu mang bnr sy cm berharap potensi2 smber daya alam dn wisata dpt d tingkatkan…
    bandar pulau slh st pnymbang PBB terbesar d kab.asahan tp tu smua tdk sjln dngn penbngnan infrastukturx…
    tiap thn jln2 yg berlobang mkn brtmbh.. seandaix ini ttp berlanjt mk slit skli mngngkat potensi wisata yg ad…

    kt smua berharap dngn rencn pmbntukan kab.Bandar pulau ini bs mmbw kt mnjd lbh baik lg…
    amin..

    Posted by fahrul | Minggu, 11 Oktober 2009, 5:02 pm
  7. ya kalau bandar pulau menjadi kabupaten ya seru aja tapi teyap saya duujunglah.

    Posted by haris | Sabtu, 24 Oktober 2009, 9:36 pm
  8. saya dukung lah bandar pulau menjadi kabupaten.jangan batu bara aja yang bisa.

    Posted by haris | Sabtu, 24 Oktober 2009, 9:39 pm
  9. kalau bandar pulau mjd kabupaten ya sah sah aja tapi kalau aslab jadi provinsi aq gak jamin lah apakah sukses apa gak. soalnya sumut kan terkenal di pulau sumatera ya kalau kita lpas dari sumut bahaya lah.kita kan masish mengandalkan medan bung.

    Posted by haris | Minggu, 25 Oktober 2009, 1:52 pm
  10. ya setelah saya fikir2 bagus juga kalau bandar pulau jadi kabuapten tapi kalau aslab jadi provinsi ya aq rasa juga sah2 aja tapi aq gak jamin lah law aslab jadi provinsi tapi law bandar pulau jadi kabupaten aq 85% aja setujunya.buat teman2 q ya jangan kecewa law aq gak dukung pemekaran provinsi lah.I am sorry.ok

    Posted by haris andhica al fiska | Sabtu, 7 November 2009, 8:36 pm
  11. ass… sblumnya mhn ma’af kpd abg ku zasnis sulung.kami hargai rasa kemajuan anda,tapi kami dari masyarakat sei kepayang secara umum.belum pas dngn ide anda tersebut.apalagi kabupaten BANDAR PULAU.perlu bapak ketahui kami pun dari masyarakat SEI KEPAYANG sblum nya juga punya keinginan yang sama,itu hanya berhembus di daerah saja.karena kami sendiri merasakan penderitaan itu.justru kami mengharap kan kepada bpak BUPATI untuk menambah 2 kecamatan baru khususnya di SEI KEPAYANG sebagai syarat 5 kec untuk mendukung KABUPATEN SEI KEPAYANG dalam singkatan nya {GAMKAS}GERAKAN ASPIRASI MASYARAKAT KABUPATEN SEI KEPAYANG””namun jika ini belum maksimal, kami berharap kepada kecamatan SIMPANG EMPAT sebagai batas wilayah yang dapat untuk di rapat kan. Sebagai KABUPATEN SEI KEPAYANG dengan kultur ada kesamaan.mudah2 mimipi ini dapat menjadi kenyataan.MARI KITA DUKUNG……………………….

    Posted by cal | Jumat, 26 Februari 2010, 12:52 am
  12. kalu aq sih gak setuju dengan komentar si haris tu masak mau dimekarkan kok cuman 85% jd yang 15% lagi kemana?mau maju kok tanggung tanggung ntr kan kita juga kan yang beruntung dari segi politik dan prasarana kan lebih muda gitu!!!!

    Posted by jaka | Minggu, 28 Februari 2010, 12:54 pm
  13. saya dan mahasiswa kecamatan bandar pulau dan aek song – songan mendukung terbentuknya kabupaten bandar pulau,
    karena bandar pulau telah diakui semsnjak masa jaman penjajahan belanda dan bandar pulau mempunyai sumber daya alam yang begitu banyak.

    Posted by arul | Minggu, 11 April 2010, 4:55 pm
  14. Kalau boleh ikut nimbrung, kekayaan alam bandarpulau itu apa saja ya..?
    apakah kekayaan itu sudah mampu untuk menjadi tarap kabupaten? Apakah perkebunan, PLTA dll sudah cukup untuk modal menjadi kabupaten?
    Salam hormat untuk kemajuan bandarpulau..

    Posted by andry | Jumat, 21 Mei 2010, 7:47 pm
  15. di tilik dari segi ekonomi..pembentukan kabupaten(pemerintahan) jelas menguntungkan daerah tsb,
    dan itulah tujuan orang kapitalis…
    ///tp dari bnyk kota2 kecil di indonesia, kemajuan ekonomi cuma berdampak pada kerusakan alam dan timbulnya kesemrawutan, yg diakibatkan dari dampak kemajuan ekonomi yg menggeliat.
    ///pembentukan ini hrs dikomandoi oleh orang yg kompeten,
    dengan SDM yg memadai spt dari tata kota,amdal,dll
    secara pribadi saya setuju, asal dibentuk dengan tim yg profesional, bukan demi kantong pribadi kelompok.
    ///sebagai putra asli bandar pulau, kami bangga dengan bandar pulau yg sekarang, tertata, hijau dan asri dengan ekonomi masyarakat sudah cukup sejahtera.
    dan kami bangga saat pulang kampung dengan udara yg segar…

    anak2 bandar pulau-bandung.

    Posted by mukhlis rabbani silalahi | Rabu, 20 Oktober 2010, 2:03 pm
  16. ga kn mkin propnsi aslab bsa maju…krna bgai mna pun kta ni trkenal dgn kota mdan jdi tu mustahil….by riki perantau jkrta asal mdan

    Posted by sartono | Sabtu, 2 Juli 2011, 8:58 am
  17. Sudah Saat nya da di harapkan para pemikir, tokoh masyarakat, profesionalisme, dan akademisi saling bergandeg tangan bertindak creatif dan cerdas dalam pembentukan Kabupaten Bandar Pulau untuk mengejar ketertinggalan dari melimpah nya Sumber Daya Alam untuk di kelola menjadi Tuan di Tanah nya Sendiri.

    Posted by amir73 | Rabu, 30 Januari 2013, 2:11 pm
  18. Perjuangan atau ikhtiar dalam kerangka mensejahterakan masyarakat suatu ibadah, namun perjuangan tampa memiliki dasar acuan akan terseok-seok bahkan mungkin akan gagal. Untuk itu pembentukan Kab. Bandar Pulau perlu kajian yang akurat ,baik dari sejarah atau historis, budaya dan peradapan, aset Sumber daya alam dan Sumber daya Manusianya, dan tentunya rencana kedepan apa yang bisa di buat dengan potensi yang ada. sedapat mungkin hindari sebagai pelengkap untuk pembentukan Prop ASLAB dan cukup dengan 7 kecamatan minus Sei Kepayang ( Kec.Bandar pasir mendoge, Bandar Pulau, Aek Songsongan,Rahuning, Pulau Rakyat, Aek Kuasan, Aek Ledong)..Awal pembentukan Wilayah. Asahan sejak Pemerintahan Belanda, Jepang selalu ada pemerintahan afdeling Batubara, Asahan, dan Labuhan batu. dan selanjutnya ada Distrik; Tjng Balai & Sei Kepayang, Kisaran, Bandar Pulau & Bandar Pasir mendoge. Bila di lihat dan disimak Kisah Tuanku RAO.oleh Mangaraja Onggang Parlindungan (walau masih dalam perdebatan/kontrapersial) ; Wilayah Bandar Pulau mempunyai nilai sejarah yang cukup menarik dari sejarah dan keilmuan antropologi, serta buku KOLONIALISME DAN ETNISITAS oleh Daniel Perret terdapat juga sebutan wilayah Bandar pulau. Saat ini penduduk 7 Kecamatan tersebut berjumlah 163.742 jiwa (data BPS Asahan), memiliki daerah pertanian dan perkebunan (perkebunaan rakyat maupun besar), Industri pengolahan hasil pertanian/perkebunan, Sumber daya air yang melimpah dan belum dipergunakan secara maksimal (yang hanya terbuang dan mengalir kelaut). Potensi pengembangan Peternakan masih sangat terbuka (saat ini populasi hewan besar sebanyak 32.267 data BPS Asahan). Selanjutnya apalagi yang kamu tunggu saudaraku?. jangan angek-angek ….. ayam. Selamat berjuang BRAVO KABUPATEN BANDAR PULAU …………. BANDAR YANG MENSEJAHTERAKAN RAKYAT. BUKAN BANDAR JUDI DAN BANDAR KORUPSI.

    Posted by Ibrahim Oesman. | Rabu, 29 Januari 2014, 3:20 pm
  19. Kita sudah mulai melaukan gerakan untuk pembentukan Kabupaten bandar Pulau…..
    satu Persatu persyaratanya akan kita penuhi, udah2n lancar sampai dengan terbentuk….
    jika sawdara sawdara ingin berpartisipasi kami tunggu di Posko GEMPALA alamatnya jalan Lintas Pulu rakyat, depan pabrik PTPN Pulu Raja

    Posted by siddiq | Selasa, 25 Maret 2014, 2:09 pm
  20. Saya sangat mendukung terbentuknya kabupaten Bandar Pulau dengan Ibu kota Pulu Raja, saya adalah seorang mahasiswa yang kini sedang menempuh pendidikan di Kota Medan, saya asli anak pulu raja dan asli pesisir sungai asahan, yaitu Desa Padang Mahondang, berharap terbentuknya kabupaten Bandar pulau, karena asahan tercatat mempunya banyak kecamatan, yaitu 25 kecamatan yang dikategorikan belum maju seperti kabupaten lainnya.
    yaitu kecamatan-kecamatan di Asahan bawah dikatakan belum berkembang meskipun mempunyai banyak sumber daya dari daerah Asahan bawah ini, agar supaya terbentuknya kabupaten baru yang lebih mandiri, dan maju!
    Ayo maju terus, pantang mundur!
    Mari bersama-sama mewujudkan kabupaten Bandar Pulau yang baru, maju dan mandiri.

    Posted by FAISAL | Senin, 7 April 2014, 1:54 am
  21. kenapa ga ada pembanguna pada kampung dolok maraja.padahal jalannya ud begitu rusak.kenapa ga ad ngagaran terhadap kampung itu.apa anggaran nya ada yg makan ia.

    Posted by Embe rayu sutrano limbong. | Sabtu, 9 April 2016, 12:50 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klik tertinggi

  • Tak ada
%d blogger menyukai ini: