//
you're reading...
Info Bara

Seleksi CPNS Belum Akomodir Putera Daerah

Satu lagi komentar tentang Seleksi PNS Kabupaten Batu Bara (lihat juga posting 30/01/08  POKOKNYO ANAK BATUBARA TINGGAL GIGIT JARI LAH…). Bukan sekedar isu, ternyata dari 86 yang diterima itu, hanya 24 saja yang beralamat Batu Bara. Itupun be-lum tentu orang Batu Bara, karena membuat KTP bukan sulit -sulit amat.  Cobalah selidiki yang 24 itu, jangan-jangan semua bukan anak Batu Bara.

Sekali lagi;  nasib kaulah Wo …. !

Seleksi CPNS Belum Akomodir Putera Daerah
Limapuluh (SIB) Penyeleksian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkab Batubara belum sepenuhnya mengakomodir putera daerah. Demikian dikatakan Ketua DPD Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kabupaten Batubara, Yusrizal Siregar, Kamis (31/1) di Limapuluh.
Dikatakan Yusrizal, tidak mesti seluruhnya CPNS yang lulus seleksi adalah putera daerah. Namun dari segi persentase, seharusnya pemerintah melakukan pembatasan calon pelamar dari luar daerah, agar jumlah abdi negara dari daerah tersebut dapat terakomodir dengan baik serta mendapatkan kesempatan untuk berbuat yang terbaik bagi daerahnya.
Disebutkannya, dari 86 CPNS yang lulus seleksi, hanya 24 orang saja yang beralamatkan Kabupaten Batubara. “œItupun belum tentu semuanya merupakan putera daerah, mengingat cukup mudahnya mengurus kartu tanda penduduk di daerah ini” ujar Yusrizal sembari menyebutkan sebanyak 24 pelamar lainnya beralamatkan Kota Medan dan 38 lagi dari berbagai daerah lainnya.
Yusrizal juga tidak menepis adanya hak setiap warga negara untuk mendapatkan pekerjaan di seluruh penjuru NKRI. Sehingga apa yang disampaikannya tersebut jangan dianggap sebagai sebuah pemaksaan kehendak adanya pembatasan hak bagi setiap anak bangsa. Akan tetapi dengan adanya otonomi daerah, dimana pendaftaran CPNS dilakukan di kabupaten/kota yang kekurangan PNS, diharapkan kesempatan putera daerah dapat terbuka luas.
“Pendaftarannya diadakan di setiap kabupaten /kota, seharusnya mampu mengakomodir dan mengutamakan putera daerah. Jika tidak, maka perlu dipertimbangkan kembali pola yang telah ada” ujar Yusrizal sembari berharap proses pengakomodiran tersebut dapat direalisasikan, dan jika tidak maka sebaiknya penerimaan CPNS mendatang dilakukan dalam tahapan regional Sumatera Utara atau bahkan dalam skala nasional saja, agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial bagi para putera daerah. (S24/r)

Sumber : Harian SIB

About batubaranews

Info-Info MEMBARA !!

Diskusi

2 thoughts on “Seleksi CPNS Belum Akomodir Putera Daerah

  1. hi,hi sekarang saya mau tanya nih? definisi putra daerah seperti apa sih? apakah lahir di kab batu bara? apakah cari makan ortunya di barubara? atau punya rumah di batubara? atau dari jaman sampai sekarang udah tinggal di batubara?
    apakah bisa dibilang orang yang lahir di batubara tinggal di jakarta sebagai putra daerah? apakah salah bila seorang istri ikut suami kerja di batubara lulus cpns? coba kalau kalau kalian bisa jawab semua itu?
    janganlah kalian ributkan putra daerah atau tidak? karena saya yakin kalian2 bukan putra daerah batubara juga bila kita bercermin mana putra daerah itu apa.
    apakah dibenarkan bila tinggal di batubara tetapi nilai jauh dari memuaskan? apakah salah bila anak bupati dimana hasil akhirnya memang paling tinggi lulus cpns?

    Posted by boel | Rabu, 6 Februari 2008, 2:19 pm
  2. Saya stuju klo putra btu bara memang 0ke2, jd jgn jelekan putra btu bra, c0ba kita lihat smua it dr pemerintah setempat yg kurang tangap pd pndi2kn d wlyah kmi, n pemerintah hrus mencekal pemerintah qt d du2ki wrga lain, yg menggap remeh qt.

    Posted by The aM | Selasa, 1 Desember 2009, 11:53 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Klik tertinggi

  • Tak ada
%d blogger menyukai ini: