Wacana pembentukan Propinsi Aslab
Ditulis oleh batubaranews di/pada Kamis, 6 November 2008
Wacana tentang pembentukan Propinsi Aslab mulai berdengung. Rencananya kabupaten yang akan bergabung di dalamnya adalah Kabupaten Asahan, Kabupaten Batubara, Kota Tanjungbalai dan Kabupaten Labuhanbatu.
Ketua DPRD Asahan Minta Warga Bersikap Sama Dengan Masyarakat Pendukung Proptap
Kisaran (SIB)
Wacana pembentukan Propinsi Aslab nampaknya menjadi perhatian serius politikus PPP Drs Bustami HS yang pada pemilu 2009 maju mencalonkan diri sebagai anggota DPRDSU. Dari sisi potensi alam, luas wilayah dan jumlah penduduk serta pendapatan perkapita masyarakat Propinsi Aslab bisa diwujudkan bila masyarakat bersikap sama dengan masyarakat pendukung berdirinya Protap .
Saya salut dan kagum kepada masyarakat yang berjuang untuk mendirikan Propinsi Tapanuli Utara (Protap),”katanya. Karena itu Drs Bustami HS dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPRD Asahan kepada SIB, Rabu (5/11) diruang kerjanya mengharapkan masyarakat di Kabupaten Asahan, Batubara, Kota Tanjungbalai, Kabupaten Labuhanbatu yang telah dimekarkan menjadi 3 kabupaten dan pejabat eksekutif serta legislatif bersatu untuk mendirikan Propinsi Aslab.
Sebagai persyaratan untuk mendirikan propinsi, kata Bustami , dengan adanya pemekaran kecamatan di Kabupaten Asahan menjadi 25 kecamatan yang sebelumnya hanya 13 kecamatan setelah ada pemekaran Kabupaten Asahan adalah sangat memungkinkan Propinsi Aslab didirikan, karena rencananya Kabupaten Asahan akan dimekarkan menjadi 2 pemerintahan yaitu Kabupaten Kisaran atau Kota Kisaran dan Kabupaten Bandar Pulau pada tahun mendatang
“Masalah di mana pusat pemerintahan dan ibu kotanya nanti bisa disamakan persepsinya. Sekarang yang kita inginkan adalah persyaratan berdirinya sebuah propinsi harus didukung 7 pemerintahan kabupaten/kota, saat ini baru 6 pemerintahan kabupaten/kota. Diharapkan dengan dimekarkannya Kabupaten Asahan menjadi dua pemerintahan berpeluang untuk mendirikan Propinsi Aslab dan itu sangat memungkinkan, kata Bustami HS.
Protap dengan potensi yang ada sekarang ini sudah mendekati “wujud” sebuah pemerintahan propinsi, kalau DPR RI dapat merumuskannya tahun ini mungkin pada 2009, Protap sudah menjadi sebuah pemerintahan propinsi. Apa yang diperbuat masyarakat, kalangan eksekutif dan legislatif di beberapa kabupaten di kawasan calon Protap, tidak salah untuk dicontoh dan tentunya pemekaran ini adalah untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, kata Bustami HS yang berharap pemekaran Kabupaten Asahan pada tahun mendatang bisa terwujud.(S13/p)
Sumber : SIB
Entri ini dituliskan pada Kamis, 6 November 2008 pada 2:18 pm dan disimpan dalam Info Sumut. Bertanda: Asahan, Aslab, Batubara, kisaran, labuhan batu, lima puluh, pemekaran propinsi, protap, tanjung balai. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.





syahrizal pulungan berkata
kita berdoa moga berhasil
memang kalau dilihat dari luas dan penghasilannya wajar Aslab jadi propinsi
Bidun berkata
Kayaknya ada yang gak enak dengan namanya.
Aslab itu apa? Mirip-mirip aspal atau kain lap.
Maksudnya Asahan – Labuhan Batu?
Kalau iya, gimana perasaan yg laen; Batubara, Tanjung Balai….
Apa gak ada nama yang laen, Pak?
Gimana kalo disayembarakan aja untuk mencari namanya yang enak?!
blogger insyaf berkata
Aslab, kirain Assisten Lab… hehehe
batubaranews berkata
@blogger insyaf:
Salam kenal Bg. Adam,
gak pala-lah aku datang ya ke kopdar rutin
di rumah Bg. Adam tu.
Soalnya jauh kali aku dari Batubara ni.
Adieska berkata
Beuh… Makin banyak aja wacana pembentukan propinsi di wilayah sumatera utara. Bisa bubar blogger sumut kalo gini pak. Karena sumutnya dah terpecah-pecah
Aulia Hardi berkata
Wacana Pembentukan Provinsi Aslab ini kok terlalu dibesar=besarkan. Inikan hanya sebuah isu yang dibangun PPP Asahan khususnya Wak Bustami sebagai bahan kampanye untuk mempopulerkan dirinya sebagai Caleg DPRD Sumut. Tonang=tonang sajalah …. kalaupun memang mau dibentuk terus apa manfaatnya bagi kesejahteraan rakyat???
wak lung berkata
Betul tu Pak Aulia.
Apo pulak manfaatnyo samo kami rakyat jelata ni?
Bukannyo pembangunan jadi lebih merato…
Samo ajonyo!
Yang iyonyo akal orang tu nak duduk ajo….
masmansyur 12 berkata
Jangan terlalu dipaksakan pak bustami…
Melihatnya hanya bukan karena luas wilayah, tetapi coba dilihat apakah PADnya cukup untuk operasional dan kebutuhan sebuah propinsi.. Dan lihat juga apakah ini menguntungkan bagi rakyat dan bagai mana keterlibatan rakyat dalam prosesnya..
Jangan paksakan kebijakan yang akan mempertambah sulit rakyat hanya untuk ambisi bapak menjadi pejabat propinsi (ketua DPRD Prov*) dan hanya untuk mendapatkan dana bantuan dari pusat yang mungkin bisa dikorup…
Pelan-pelan aja, jangan dipaksakan kali, kalo rezeki gak kemana kok. he..he…he….he….