Unggul di Sumut, PKS Ancaman Parpol Besar pada 2009
Ditulis oleh batubaranews di/pada Kamis, 17 April 2008
Unggul di Sumut, PKS Ancaman Parpol Besar pada 2009
Fitraya Ramadhanny – detikcom
Jakarta – Pasangan cagub Syamsul Arifin dan Gatot Pujonugroho yang dijagokan PPP, PKS dan PBB dalam Pilkada Sumut di atas angin. Unggul dalam 2 pilkada besar, PKS sudah menjelma sebagai pembunuh para raksasa.
“Ini peringatan buat partai-partai besar,” kata pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indo Barometer Mohammad Qodari kepada detikcom, Selasa (16/4/2008).
Qodari menganalisa, kemenangan Syamsul dan Gatot adalah kombinasi kekuatan figur dan mesin partai. Syamsul bergaya ceplas-ceplos, humoris dan cocok dengan gaya orang Sumatera Utara.
“Dia sudah cocok dengan gaya ‘Ini Medan, Bung!’,” cetusnya.
Selain itu mesin partai lain tidak berjalan maksimal. Suara Partai Golkar, menurut Qodari, berantakan karena pecah ke tiga calon selain Syamsul yang maju lewat PPP, masih ada Ali Umri dan Abdul Wahab Dalimunthe. PDIP yang berbasis di Sumut juga tidak bisa berbuat banyak.
Keunggulan di Sumatera Utara walaupun baru sementara, amatlah penting. Provinsi ini secara sosial politis adalah yang terbesar di Pulau Sumatera disusul oleh Sumatera Selatan.
“Syamsul didukung oleh mesin partai yang optimal. Ada 5 pasang calon di Sumut jadi suara sangat tersebar. Yang paling lemah mobilisasinya pasti kalah” imbuhnya.
Kemenangan sementara PKS di Pilkada Sumut ini memang tragis buat partai-partai besar. Dalam Pemilu 2004 lalu, perolehan suara PKS tidak masuk 5 besar. Lima besar parpol di Sumut dalam Pemilu 2004 lalu adalah Golkar (22,6 %), PDIP (15,9 %), PDS (7,6 %), PPP (7,5 %), dan Partai Demokrat (6,9 %).





ary berkata
menurut saya, judul berita di atas adalah sangat profokatif, sebab PKS adalah sebuah partai baru yang hanya ingin merubah kesewenangan partai-partai berkuasa selama ini, dan juga merubah asa masyarakat bahwa “Politik itu Kotor”, Politik itu hanya sekedar janji-janji palsu belaka, partai politik peduli ke masyarakat hanya ketika mau Pemilu atau Pilkada saja. jadi disinilah PKS bisa membuktikan jika memang mereka bisa eksis seterusnya. jadi bagi saya PKS itu bukan “Ancaman” bagi partai-partai besar tapi lebih merupakan “pembangun dari tidur” partai-partai yang besar. saya saja cukup salut dengan PKS, saya adalah salah satu pengurus cabang PDS (partai Damai Sejahtera)di TAPANULI TENGAH tepatnya di tarutung, tapi kami segenap DPC PDS PORSEA mengucapkan selamat kepada seluruh kader PKS, semoga tetap eksis dalam merealisasikan perubahan sebagaimana yang PKS usung selama ini. jadu sekali lagi bagi kami Partai Damai Sejahtera (PDS) bahwa PKS bukanlah ancaman bagi partai-partai lain tapi membawa angin segar bagi perpolitikan di tanah air.
gayo berkata
Jangan salah bung, Pemilu 2009 bukan soal orang, tapi soal partai…ceritanya akan berbeda. Partai Golkar memang kalah pada PILGUBSU 2008, namun perlu diingat karena mesin partai tidak dihidupkan pada PILGUBSU 2008. di 2009 Mesin partai golkar akan melaju kencang, sekarang aja masih dalam tahap pemanasan mesin, mesin partai sudah bergerak sedemikian cepat. Pemilu 1971 akan terulang, jika pada pemilu 1971 Sekber Golkar untuk pertama kalinya menang dan langsung menang mutlak (62%) mengalahkan fusi partai islam dan fusi partai nasionasil yang sebelum menguasai, maka pada tahun 2009, Partai Golkar kembali akan merebut kursi mayoritas dan berikutnya Pemerintah yang kuat akan kembali terbentuk, pemerintah yang mampu mengayomi rakyatnya, pemerintah yang mampu merencanakan pembangunan dalam tahapan repelita yang jelas dan terukur, pemerintahan yang akan menghilangkan kesusahan rakyatnya. Partai selain golkar masih sibuk bereuforia politik, sementara rakyat sudah bosan dengan politik, Partai Golkat akan kembali dengan dogma pembangunan dan ekonomi, kalau di pemilu 1971 Pembagunan Yes Politik No maka di pemilu 2009 Pembangunan yes, Rakyat Sejahtera Yes…
batubaranews berkata
@ary: Terima kasih koreksinya. Semoga PKS benar2 membawa angin yg menyegarkan.
@gayo: Wah ini dia nih. Aku suka sikap optimis Bapak. Sering2 berkunjung, Pak.