//
you're reading...
Tekno

Inovasi Teknologi; Kincir Bawah Air Ala Tukang Sepeda

KEMAJUAN teknologi di suatu negara tak terlepas dengan keberhasilan inovasi teknologi di negara tersebut. Semakin gencar inovasi dilakukan maka semakin berkembanglah teknologi tersebut.

Ada seorang warga di Kota Medan, Sugani, 48 berinovasi membuat kincir bawah air yang dapat menghasilkan energi listrik. Kemarin kincir bawah air buatannya tersebut ditest di Sungai Perumnas Simalingkar. Hasilnya kincir bawah air itu menghidupkan sebuah lampu setelah memutar dynamo. Persisnya, kisi-kisi kincir yang berputar karena tekanan arus bawah air sungai itu memutar ban sepeda. Dan di ban sepeda tersebut terpasang dynamo yang dapat menghidupkan lampu.
Sugani memang mencari nafkah dari bengkel sepeda yang sehari-hari mangkal di tokonya Jalan Karet Raya Perumnas Simalingkar, Medan Tuntungan. Dia juga seorang nazir Masjid Al Mukhlisin, pendidikannya hanya SD. “Saya termasuk orang bodoh di kelas, setiap pelajaran berhitung (sekarang matematika-red) tak bisa selesai walau separuhnya,” ungkap Sugani.

Mengapa dia tertarik memanfaatkan arus bawah air? Menurut Sugani, arus bawah air tekanannya sangat besar dan kalau itu dimanfaatkan maka akan menghasilkan energi. Seperti arus bawah air laut. Bayangkan, katanya, kalau arus bawah air di laut kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk tenaga listrik, tentu listrik menjadi lebih murah karena tidak lagi memerlukan bahan bakar minyak (BBM). “Sekarang kehidupan orang kota sangat bergantung pada listrik, bayangkan betapa penghematan yang kita lakukan,” ujarnya.

Ide memanfaatkan arus bawah air ini berawal ketika pesawat Adam Air jatuh di kawasan Sulawesi beberapa waktu lalu yang hingga saat ini belum ditemukan. ”Ketika saya baca berita di surat kabar dan lihat di televisi pesawat tersebut sulit ditemukan karena arus bawah laut deras. Seketika itu muncul pikiran di dalam benak saya untuk mencoba membuat alat ini,” katanya.

Inovasi Sugani yang lain adalah sebuah alat yang mampu menaikkan air dengan memanfaatkan ombak. Tenaga ombak yang naik turun diibaratkan pompa. Menurut Sugani tenaga ombak yang turun lebih kuat jika dibandingkan sewaktu ombak naik. “Saya sudah coba juga alat itu di laut, tergantung kita kalau alat itu dibuat dengan kapasitas besar maka tentu akan menghasilkan tenaga yang besar, sama juga kincir bawah air tadi,” tambahnya.
Menurut Sugani, sebenarnya di tengah-tengah kesibukannya sebagai orang bengkel, dia selalu banyak berpikir tentang tenaga-tenaga yang dihasilkan alam atau juga buatan manusia itu sendiri.

Seperti mobil yang bergerak menurut Sugani, berat kendaraan itu sendiri adalah tenaga yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan tekanan angin. Misalnya alat untuk mengumpulkan tekanan angin itu dipasangkan saja di jalan raya, tentu menjadi murah dengan hanya memanfatkan lalu lalang kendaraan. Ketika Sugani yang akrab dipanggil Pak Gani masih muda, dia pernah berpikir untuk membuat helikopter. “Tetapi cita-cita itu tidak tercapai karena alat-alat untuk heli kan mahal,” ujarnya.

Kata Sugani, dia tidak berpikir muluk-muluk tentang inovasinya tersebut. Mudah-mudahan ada orang-orang yang lebih pintar dan pemodal yang bisa memanfaatkan temuannya itu. “Saya hanya ingin temuan ini mungkin dapat dimanfaatkan oleh orang banyak,” ujar Sugani yang sudah mempunyai lima anak tersebut. Sugani benar, jika saja kincir bawah airnya itu bisa dikembangkan bukan tidak mungkin krisis listrik dapat diatasi di negeri ini. (h03/m05)

Sumber : WASPADA Online

About these ads

About batubaranews

Info-Info MEMBARA !!

Diskusi

4 thoughts on “Inovasi Teknologi; Kincir Bawah Air Ala Tukang Sepeda

  1. Waah sebetulnya banyak masyarakat indonesia yang pintar tapi dasar pemerintah saja yang tidak mau memnfaatkan tenaga ahli sendiri malah menyerahkan pengelolaan sumber daya masyarakat kepada orang asing sehingga banyak pengangguran dan indonesia semakin miskin. artikel anda saya baca dari:

    http://www.infogue.com/industri/inovasi_teknologi_kincir_bawah_air_ala_tukang_sepeda/

    Posted by asuna17 | Kamis, 13 Maret 2008, 1:20 pm
  2. Ini artinya penemuan yang kreatif disaat orang lebih suka tidak menggunakan otaknya untuk berpikir kreatif. Saya ingin menghubungi Sugani ada yang tau caranya ??? Kalu ada yang tahu kirim ke co_nutz_ml@yahoo.comyah. Kalu bilang indonesia banyak orang pinter mah udah capek kali. kan kalu udah jadi pejabat mending menyetujui tender n proyek yang menghasilkan fee untuk kantong pribadi daripada mikir gimana caranya bisa buat pembangkit green energy. (orang di luar negeri udah mulai kok kita malah diem) Malah yang parah MENGHARAMKAN. Tapi sekali lagi ngapain ???? FEE n duit donk alasannya, apalagi ???? makanya gak perlu percaya deh ma pemerintah, paling janji doangan. Mending yuk kita gotong royong pelan2 bantu pak Sugani ini dengan memberikan ilmu atau dana untuk membuat temuannya ini makin baik.

    Posted by adolf | Senin, 22 September 2008, 9:20 am
  3. Selamat buat pak Sugani, dan itulah kecerdasan, inovatif rakyat kita, untuk di buatkan jalan lebih hebatlagi, dan para pejabat harus belajar dari rakyat tidak usah ke luar negri, lebih baik buat beli dinamo uangnya dari pada beli tiket dan hotel berbintang. semoga jadi bahan renungan semua.
    sekali lagi selamat buat P sugani, teruskan ide cerdas bapak.

    Posted by ais | Kamis, 24 Desember 2009, 12:43 pm
  4. Mantap!,..

    Posted by ary tupang | Senin, 1 April 2013, 2:39 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: