Misteri Nama-Nama Susu Dan Makanan Bayi Yang Tercemar Bakteri Enterobacter Sakazakii
Ditulis oleh batubaranews di/pada Selasa, 26 Februari 2008
Nama-nama susu dan makanan bayi yang tercemar bakteri enterobacter sakazakii itu hingga saat ini masih misteri. Sri Estuningsih, peneliti IPB yang menemukan 22 persen susu formula (dari 22 sampel) dan 40 persen makanan bayi (dari 15 sampel) tercemar bakteri tersebut tidak mempublikasikannya ke khalayak. Hal ini mengakibatkan keresahan di masyarakat. Keresahan ini tampak dari banyaknya komentar-komentar pada weblog yang membahas masalah tersebut.
Beberapa komentar yang dapat kami kutip seperti berikut ini :
# Sebagai tindakan preventif agar bakteri tersebut tidak memakan korban, Pemerintah seharusnya segera mengumumkan nama produk yg terkontaminasi tersebut
# iya jgn cuma heboh aja ada susu bayi yg terkontaminasi bakteri, kok diam aja??? umumkan donk ke publik/masyarakat/media tv/cetak merk apa saja yg terkontaminasi, ….
# ini kok malah ditutup-tutupi..?
seharusnya sesegera mungkin diumumkan dan dilakukan penarikan produk dari pasar..
di endonesya harga nyawa dan kesehatan murah banget yah, bisa dipertaruhkan sedemikiyan rupa…# wah..harus segera di umumkan dong…kita2 para ibu sangat khawatir nih…pemerintah jangan diam dan sembunyi dong…diam itu bukan selamnya emas tauk!!
# tolong ya, pemerintah harus sesegera mungkin menindaklanjuti masalah ini, soalnya ini menyangkut pertumbuhan anak indonesia yang nantinya akan menjadi penerus bangsa, jadi kami mohon untuk diumumkan merk2 susu dan makanan apa yang berbahaya jadi kita sebagai kaum ibu tidak bingung dan salah mengasih susu buat anak2 kita, kenapa harus ditutup2i seharusnya ini harus cepat-cepat diumumkan merk2 apa saja, mohon di perhatikan dan ditindaklanjuti
Komentar-komentar yang senada bahkan berisi makian pun berseliweran. Barangkali diakibatkan keresahan dan kegundahan atau mungkin juga kepanikan masyarakat atas informasi yang setengah-setengah ini.
Sementara itu diberitakan YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) telah mendesak pemerintah untuk segera mengumumkan nama-nama susu yang terkontaminasi bakteri enterobacter sakazakii tersebut.
Tetapi, Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari justru meragukan hasil penelitian tersebut, dan mencurigai adanya perang produk. Untuk jelasnya kami kutipkan dari media Tempo Interaktif sebagai berikut :
Menteri Kesehatan Ragukan Penelitian Susu Berbakteri enterobacter sakazakii
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari meragukan hasil penelitian Institut Pertanian Bogor soal sejumlah susu dan makanan bayi yang mengandung bakteri.
“Penelitian itu signifikan atau tidak, siapa yg meneliti, caranya bagaimana, pendanaannya bagaimana, kenapa yg diperiksa susu itu,” kata Siti Fadillah, sebelum mengikuti rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Selasa (26/2).
Peneliti Institut Pertanian Bogor, Sri Estuningsih, menemukan 22 persen susu formula (dari 22 sampel) dan 40 persen makanan bayi (dari 15 sampel) terkontaminasi bakteri enterobacter sakazakii. Sejumlah merk susu diduga tercemar.
Siti Fadillah mencurigai adanya perang produk. “Maka dari itu, tanya dananya dari mana, untuk apa dia melakukan penelitian itu. Tiba-tiba dia meneliti, yang meneliti itu dokter siapa,” katanya.
Ia mengatakan akan meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengkaji hasil penelitian itu secepatnya. Bila penelitian itu terbukti signifikan untuk bidang kesehatan maka akan ditindaklanjuti. “Agar masyarakat tidak bingung,” katanya.
(Ninin Damayanti)
Pemerintah Indonesia harus tegas menyikapi masalah ini. Jika penelitian tersebut benar adanya, maka nama-nama susu dan makanan bayi yang tercemar bakteri enterobacter sakazakii tersebut mesti diumumkan dan mengambil tindakan lebih lanjut kepada para produsennya. Semoga pemerintah segera merespon keresahan ini sehingga misteri nama-nama susu dan makanan bayi yang tercemar bakteri Enterobacter Sakazakii dapat terungkap.[]





endw15 berkata
aq harap pemerintah bijaksana dalam menyelesaikan masalah ini
kasiankhan kl baby kita dari bayi sudah dikasih makanan yg tercemar bakteri
INI SALAH SIAPA????
dobelden berkata
menkesnya malah bertanya?? sapa tuh yang neliti?? DOKTER HEWAN khan??
emang kenapa dengan penelitian dokter hewan bu mentri?
sibermedik berkata
Mana merknya?
tika saraswati berkata
iya nich…anakku 2,and kedua2nya minum susu setiap hari,bisa 5 kali minum sehari, kalo ada bakterinya kan sama aja aku sebagai ibu udah ngebunuh anakku pelan2 karena ngasih makanan beracun.please dech pemerintah cepat tanggap. umumkan namanya. ya kalo masih meragukan hasil dari ipb, bentuk dong segera tim dari lembaga resmi yang jelas ditunjuk depkes.. please d jangan lamban. ini menyangkut masa depan anak -anak bangsa. ..
creativesimo berkata
Perang Produk? Mungkin juga. Kalo itu penelitian pribadi, patut diragukan. Toh sudah ada Badan POM yang bertanggung jawab. Kalo ada apa-apa, ya dia yg harus “digantung”. Tul kan?
lccptc berkata
hhmm..kayanya semua berbahaya truss gmana cara cari sesuatu yang sehat di bumi tercinta kita ini
nopex berkata
seperti biasa, konspirasi di indonesia. kesehatan kok minta prioritas. klo politik lha wajar
agadoank berkata
maaf sebelumnya,iya juga sich klo misalkan langsung dipublikasiin prodak apa terbukti ada komposisi merugikan tsb pasti semuanya akan rusuh dan kehancuran akan terjadi,tapi baiknya gimana klo produk yang sudah terbukti ada komposisi bakteri tsb,langsung saja tarik dari pasaran tapa dipublikasikan,karena masyarakat butuh kesehatan,apalagi balita,,!mereka kan penerus perjuangan kita,masa kita membiarkan penerus kita hancur hanya karena,membiarkan keadaan.saya mohon segera selesaikan, karena saya juga kebetulan saya juga punya sodara yang masih balita.kami yakin kebijaksanaan adalah semuannya
A_ga…………!TSM
batubaranews berkata
@Semua
Terima kasih ya kunjungannya.
“MENURUT SELENTINGAN BERITA, NAMA-NAMA PRODUKNYA AKAN DIUMUMKAN BESOK ……………. “
Pelaminan Minang berkata
Wah Boleh juga tuh …. Kalau sudah dapet nama produknya, tolong di posing ya mas
yono berkata
Gak usah di rahasiakan donk mereknya… masa dirahasiakan entar malah pada salah beli sama aja membiarkan anak orang makan bakteri berbahaya.. Kalo dah tahu kan kita bisa pilih susu yang tidak tidak berbahaya…. apa kembali ke tajen aja( air rebusan beras)
Julie berkata
OO…kenapa yach..kayaknya negara kita cenderung menangani masalah jika udah jatuh korban, kalo belum kok belum ada tanggapan serius. Kabar ini sebenernya udah ada sejak tahun 2004. “E. Sakazakii has contaminated formula milk in several unnamed countries across the world. The research, carried out by Chantal Kandhai from Wageningen University, Netherlands, was funded by dairy company Nestle.” baca selengkapnya di http://www.dairyreporter.com/news/ng.asp?id=48908-dangerous-bacteria-found
Aluwi berkata
Kalau nggak berani ngumumin yang tercemar umumin aja merek yang nggak tercemar !!!!!!!!!gitu aja kok dibikin repot. ayo dosanya tambah banyak lho kalau bikin resah orang banyak.
hilsonz berkata
(A)ir(S)usu(I)bu mungkin itu jawaban dari permasalahan ini…..
galigongli berkata
Menurut saya, apa yang dinyatakan oleh MENKES memberi kesan pemerintah mencari posisi “aman” begitu pula dengan BPOM. Pernyataannya terlalu normatif, bukan solutif dan terkesan tidak mempercayai kemampuan peneliti dalam negeri..
seharusnya Menkes dan BPOM merespon positif, lakukan uji lab. dengan melibatkan Produsen dan Peneliti IPB yang bersangkutan, untuk membuktikan hasil penelitian tersebut…gitu aja kok repot!
jangan cuma berkelit dan ngomong doank…
udah bosan tau…
salam
jelly kendari berkata
Penerus bangs adlh anak2 yg br lhr, yg memjdi kecerdasan anak adlh bnyk mengkonsumsì su2. tp skrng ada isu dng adax baktri yg t’kandng di dlm su2, it akan menbhayax keshtn anak. olhx it km sbgai masyrk tlng diumunx prodk yg dikna bakteri, krn km nant salh beli n it sma sj kt bnuh kt punya ank.
thnks.
mishary berkata
mereknya apaan….jgn gila dong…produk susu n makanannya harus cepat diberitahu kekonsumen karna kl terlambat informasi bisa2 bayi kami terlalu banyak memakan bakteri bisa berbahaya tuk pertumbuhannya.apa susu yang mahal juga terkena bakteri ya..tolong info secepatnya karna kalo uda tau gini,ibu2 jadi khawatir memberikan susu formula kepada anaknya.bagus kalo sang ibu masih punya air susu tp kalo uda kehabisan terpaksa air putih dikonsumsi juga.
nancy berkata
wajar kalo BPOM dan MenKes tidak berani mempublikasikan merk2 susu formula tersebut, karena jika di publikasikan nantinya “uang tutup mulutnya” diminta oleh perusahaan kembali…
mohon untuk pihak yang berwajib bersikap bijaksana
thanks,
joyirman berkata
Sampai saat ini saya belum mendapat informasi sejak kapan permasalahan dan kasus susu ini ada. Apakah masalah ini baru muncul atau sudah 1 bulan, 2 bulan, 10 bulan, 1 tahun atau 2 tahun yang lalu, tapi sama-sama tidak kita sadari. Bagaimana seandainya kasus ini tidak terbongkar ….? Tentu sudah banyak konsumen yang secara tidak sengaja atau tidak sadar telah memberikan “SUSU” yang berbahaya ini bagi anak-anak mereka … generasi mendatang. Apa implikasinya nanti? Apa dampaknya bagi kesehatan mereka nanti?
Terimakasih Tuhan ….yang telah membuka tabir busuk ini. Semoga tidak terulang lagi.
batubaranews berkata
@yono
Kalo udah ada Insya Allah dikasi tau.
Air tajin?
Sesekali istriku beri air tajin untuk anakku.
@pelaminan minang
kalau dapat ya, ajo/uni…
@Julie
yah… gitu dech…!
@aluwi
kalo gitu adakan penelitian nyari yang gak tercemar!
walah………. sama juga.
@Hilsonz
Tepat!
@galigongli
gak ada i’tikad baik, sih..
@jelly kendari
iya bener. tapi aku selalu ngelarang anakku beli jelly
SALAM KENAL SEMUA !
TERIMA KASIH YA KUNJUNGANNYA…
minimi berkata
senengnya bikin heboh ajah, gmn masa depan endonesa yah kalo bayi2 yg bakalan menjadi tunas bangsa udah pada kena penyakit berbahaya (radang otak… hiiiy serem bgt kan) lagipula kalo emang beneran terkontaminasi bakteri knp gak di tarik dr pasaran susu yg terkontaminasi tsb, atau jangan2 kemungkinan; lg berunding buat damai dengan produsen susu tersebut (ada2 ajah akal buat cari duit, yg halal dong ah) jadi heran makanan apa yg sehat yah? beras ada pemutih, daging glonggongan, ayam flu burung, tahu formalin, sekarang susu ada bakterinya, kesimpulannya yg paling aman tuh mendingan MAKAN HATI ajah deh. apa kabar dengan bayiku yah ??? tolong ya mas atau mbak kalo udah ada dahtar nama susu yg terkontaminasi itu kabarin ke aku, babyku minum susu S26 gold dr wyeth nih, itu masuk daftar terkontaminasi bakteri gak yah ???? trims sebelumnya
batubaranews berkata
@Joyirman
Amin. Jangan pernah terulang lagi.
@Minimi
Wah, susu mahal yah?
Kalo nemu Insya Allah diberi tau.
Eka berkata
“Maka dari itu, tanya dananya dari mana, untuk apa dia melakukan penelitian itu. Tiba-tiba dia meneliti, yang meneliti itu dokter siapa,”
walaupun yang meneliti adalah dokter hewan emang ada yang salah?
jangan-jangan ibu mentri ngomong gini karena iri yang meneliti adalah dokter hewan.
sebenarnya dokter hewan mempunyai tanggung jawab yang sangat besar dalam hal ini karena susu adalah hasil olahan produk hewan.
ArRaniri berkata
“Maka dari itu, tanya dananya dari mana, untuk apa dia melakukan penelitian itu. Tiba-tiba dia meneliti, yang meneliti itu dokter siapa?”
Sepertinya bu menkes lupa kalo susu yang diteliti bukan susu ibu2 yang di kalengin tapi Susu sapi yang asalnya dari hewan…
Saya kecewa dengan tanggapan bu menkes bukannya mencari kebenaran malah menjelek2kan profesi lain…
Sungguh pernyataan yang tidak pantas keluar dari orang yang berpendidikan setaraf mentri…
IPB keep fight buat meneliti apapun yang bisa menyibak kebenaran..
di tunggu kabar mereck susunya… kalo pemerintah emang sdh ga ad respon yg baik… beberin aja semua merek susunya…
Media Mlintir Susu? « kebijakan publik yang kian langka untuk kepentingan publik berkata
[...] curiga efek salju berita susu bakteri ini diawali minggu lalu dari posting beberapa blog wordpress (mengutip artikel serupa sebangun) soal susu bakteri yang mendapat ketukan (hit) tertinggi (karena [...]
taufik70 berkata
udah susu mahal harganya, beracun pula, kasian nasib balita….
ny_s4t berkata
Betul sekali pernyataan Ibu Mekes sama BPOM mencari posisi “aman”….
ah…yang jelas mungkin klo diumumin takut ga da pemasukan lagi dari produsen susu…..
buat IPB… Maju terus PAntang Mundur…Umumin aja produk susunya…
^ Mencari dan Memberi Yang Terbaik ^ ^_~
nifira berkata
kemarin iseng – iseng searching di google, apakah isu
yg sedang berkembang tentang susu tercemar bakteri
memang benar – benar ada atau tidak. ternyata sejak
tahun 80an hal itu sudah ada. bahkan di beberapa
negara sudah banyak yg ditarik.semoga saja produk
tersebut tidak ada di Indonesia dan segera
diklarifikasi sama BPPOM + IPB.
http://www.google.com/search?hl=en&q=recall+infant+sakazakii+product&btnG=Search
http://www.naba-breastfeeding.org/images/Recalls.pdf
http://www.ibfan.org/site2005/abm/paginas/articles/arch_art/85-6.xls
semoga berguna.
bagi rekan – rekan yang sedang mempunyai anak bayi yg lagi lucu-lucunya, semoga bisa berhati – hati untuk
memilih susu formula.
mayose berkata
IPB adalah lembaga ilmiah yang bertugas untuk melakukan riset/ penelitian, sementara pemerintah bertugas untuk mengambil kebijakan, jadi menurut saya agar misteri ini tidak berkembang terus menjadi polemik, maka harus segera ditinjaklanjuti, biar masyarakat tidak bingung, para produsen susu juga tidak harap-harap cemas..
ranipulsa berkata
Kalau denger dari berita di tv, pencemaran oleh mikroba (termasuk bakteri) tidak akan dipublikasikan nama merk yang tercemar. Katanya sih, itu ketentuan internasional (what the??!!).
Beda kalau pencemaran nya akibat bahan yang berbahaya. Pemerintah bisa mempublikasikan merknya.
Jadi??? Ujung-ujungnya masyarakat lagi yang jadi korban.
Pak SBY, mbok ya bu menkes nya diganti aja to. Dari dulu kok bikin kontroversi. Bukannya nyelidiki dulu kebenarannya, eh malah nuduh penelitian IPB dibuat-buat. Menteri macam apa itu.
Jenova berkata
Mendingan buat jaga-jaga kita nggak usah minum susu formula dulu. Lebih baik minum asi, kayak adek bayi. Tapi siapa yang mau ngasih asi? Ada yang mau? Kalo ada saya mau minum.
nifira berkata
kemarin iseng – iseng searching di google, apakah isu
yg sedang berkembang tentang susu tercemar bakteri
memang benar – benar ada atau tidak. ternyata sejak
tahun 80an hal itu sudah ada. bahkan di beberapa
negara sudah banyak yg ditarik.semoga saja produk
tersebut tidak ada di Indonesia dan segera
diklarifikasi sama BPPOM + IPB.
http://www.google.com/search?hl=en&q=recall+infant+sakazakii+product&btnG=Search
http://www.naba-breastfeeding.org/images/Recalls.pdf
http://www.ibfan.org/site2005/abm/paginas/articles/arch_art/85-6.xls
semoga berguna.
bagi rekan – rekan yang sedang mempunyai anak bayi yg lagi lucu-lucunya, semoga bisa berhati – hati untuk
memilih susu formula.
OrangAwam berkata
Salam buat semuanya..
Memang dahsyat berita ini dan kalaupun memang benar, sungguh sangat di sayangkan kalau ternyata ada produk2 yang di konsumsi anak2 kita mengandung Enterobacter Sakazakii, Dan pastinya juga di sayangkan untuk orang2 yang terkait di bidangnya dan mengetahui mengenai bakteri ini dan meluluskannya untuk di konsumsi.
Saran, kalau memang ternyata isu Enterobacter Sakazakii ada di produk susu dan makanan bayi di Indonesia, harap orang2 yang yang berkepentingan meloloskan untuk di jual di Indonesia, di ganti dengan orang2 yg lebih pintar dan jujur (biar gak gampang di suap)dan juga tidak asal ngomong-^&*Kayak siapa??! (syukur2 ada orang yang mau neliti, eh malah nanya dananya dari mana lagi!!!). PEACE
ines berkata
kenapa siy tidak diumumkan saja merk susu dan makanan bayi yang tercemar. lalu buat apa diteliti kalo tidak boleh dipublikasikan..apa karena yang meneliti dokter hewan ? lah kalo gitu suruh dokter manusia dong meneliti lagi..jgn masyarakat yang kena dampaknya khususnya bayi dan balita. karena tidak semua bayi minum ASI karena banyak faktor.
BPOM juga harusnya secepatnya menindak lanjuti masalah ini dong !! cepet tarik susu dan makanan bayi yang tercemar !
karena tahun 99 juga pernah terjadi adanya dioxin di sejumlah susu bayi produk luar.
cepet deh diselesaikan..karena saya punya bayi 4 bulan dan tidak sepenuhnya asi karena tidak mencukupi kebutuhan bayi.
indri berkata
coba tolong yah pemerintah bersikaplah lebih bijak dan arif dalam hal ini…bangkit jiwa nasionalisme dan keimanan kalo tidak mau dikemanakan penerus bangsa ini walaupun kita negara yang banyak hutang…namun paling tidak kita masih punya seorang PEMIMPIN (khalifah)…jangan cuma berseteru dalam hal perebutan keuangan,kekuasaan,”kepribadian”…cintailah bangsamu,negaramu,dan rakyatmu…ingat akan ada hari PEMBALASAN kelak…PENGADILAN dengan hakim yang memiliki predikat “SANG MAHA…”
cha...kep berkata
oalah bu Menteri-bu menteri. Aku kok malah ga simpati sama sampeyan, aku malah ragu sama kemampuan dan itikadmu jadi menteri. Dari pernyataanmu “Maka dari itu, tanya dananya dari mana, untuk apa dia melakukan penelitian itu. Tiba-tiba dia meneliti, yang meneliti itu dokter siapa?” kelihatan kalau yang ada di pikiranmu cuma masalah persaingan dagang, bukan bukan untuk menyelamatkan jutaan nyawa manusia. Malah berkata sinis soal DOKTER HEWAN, nyinggung terus juga “itu kan menimbulkan penyakit pada tikus bukan manusia” yaiyalah yang dipakai tikus, emang mau pake manusia, apa ibu rela anak ibu jadi percobaan. Secara ibu kayak ga pernah sekolah aja. Waduh jadi ragu niih. Titel dokternya dapet darimana ya?
Saran buat Bu Menteri, bersikaplah lebih ilmiah jangan yang dipakai sikap ibu-ibu yang nggak keibuan. Atau sudah bosen jadi menteri? PEACE
IPB sebagai lembaga pendidikan berhak dong melakukan kajian ilmiah apa aja. Syukur kalo ada yang mau mendanai. Masalah merek susunya apa aja, itu memeang bukan wewenang IPB untuk mengumumkan. Harusnya BPOM yang bertindak cepat.
Kesimpulan : Buat ibu-ibu, tolong lebih hati-hati untuk membelikan makanan untuk putra-putri, ASI memang yang paling utama sampai anak anda berusia 1 tahun. Habis itu ibu boleh memberi produk apa aja karena kekebalan di anak anda sudah terbentuk. BTW bukan mau menutupi bahwa masih banyak produk Indonesia yang masih di bawah standar dan masih bisa lolos ke pasaran, tanya kenapa?
Buat para akademisi teruslah bereksperimen untuk kebaikan bangsa ini. Ga usah nunggu ada kasus. Sampai kapanpun mencegah selalu lebih baik. Chayoo
ELFITRI berkata
buat apa merk susu yang terkontaminasi “E.sakazakii” harus dirahasiakan,padahal udah tahu dampak yang akan terjadi jika mengkonsumsi susu yang mengandung E.sakazakii tsb,apa pemerintah akan terus merahasiakan merk produk susu tsb yang hingga kini meresahkan ibu2 yang memiliki bayi/balita.saya harap BPOM cepet mengumumkan merk susu tsb.
dicky berkata
saya harap berita yang meresahkan ini cepat diselesaikan,kan kasihan ibu2 yang punya bayi,ga mungkin donk harus mengandalkan asi aja,tentu kaum ibu juga butuh susu formula,mana kebijaksanaan pemerintah dalam kasus ini.
daeng limpo berkata
semoga saja kasus ini cepat diselelsaikan, bukan dibiarkan begitu saja…kasian konsumen yang selalu dirugikan oleh produsen.
iw22 berkata
Pemerintah kita ini kadang – kadang tidak tanggap dalam hal susu bayi ini,seharusnya kalau memang benar ada yang terbukti susu bayi yang tercemar bakteri ENTEROBACTER SAKAZAKII sesuai dengan penemuan IPB segera dong lakukan cek n ricek mengenai kebenarannya dan langsung informasikan kepada masyarakat,agar masyarakat tidak di bikin bingung.
Dan juga kepada IPB harus mau terbuka memberikan informasi merek susu apa saja yang sudah tercemar,jangan malu dan takut atau malah hanya membuat sensasi doang.
Gara-gara Sakazakii Sepitik Rusak Susu Sebelanga ! « This is Who I am berkata
[...] Misteri Nama-Nama Susu Dan Makanan Bayi Yang Tercemar Bakteri Enterobacter Sakazakii. [...]
batubaranews berkata
@semua
Gak sampe seminggu lagi, masalah ini pasti menguap begitu aja.
Bosan menanti, lalu kita pun lupa!
Biasalah, Indonesia….
Terima kasih kunjungannya,ya!
Berkunjunglah ke batubaranews lagi, walau tak kalian lihat aku nangkring di BOTD WordPress…
sdnsumbersari1malang berkata
saya juga makin penasaran nih sama merk2 susu yg (katanya) beracun itu…
harus dipublikasikan pastinya supaya kita semua bisa antisipasi..
khan kasian para ibu jadi was-was dan paranoid. ntar mau beli susu A, eh beracun trus mo ganti merk lain takut juga.
Gimana nih…
Romeo berkata
Pemerintah dapet amplop berapa duit dari perusahaan2 susu?
Tai kucing lu pemerintah, pikirannya cuma duit molooooo..!
Mudah2an keluarga pemerintah doank yang kena racun dari susu, amiin…
Remo Harsono berkata
Beginilah negara kalo udah dijajah…antek penjajahnya ya para pejabat kita itoe…persis jaman belanda doeloe…pejabat cenderung cari aman…orientasinya duit…tau ga yang paling parah? Pejabat kita cenderung menjadi musuh masyarakat…
ARYA WIRRIYAWAN berkata
- PEMERINTAH KOK SELALU KETINGGALAN DARI PENELITI NON PEMERINTAH!!!!
- KERJAANNYA HANYA MAKAN UANG AJA & TIDAK FOKUS PADA PERMASALAHAN MASYARAKAT!!!!
- SELALU MEMERIKSA HANYA JIKA ADA MASALAH YANG BEREDAR DI MASYARAKAT
(HANYA MEMBUKTIKAN APAKAH BERITA TSB BENAR) SEHARUSNYA SELALU MEMERIKSA SECARA RUTIN!!!!
HEI SITI FADILLAH !! BACOTMU MBOK DIATUR!! KAMU EMANG SELALU NGOMONG NDAK PAKE OTAK TAPI SELALU CUMA PAKE EMOSI!!!! KAMU TUH HARUS INGAT KALO DIBAYAR AMA RAKYAT!!!! PEMERINTAH JUGA HARUS BACA INI!!!! GOBLOK!!!!
hylmi_shafiy berkata
hati saya semakin menangis.setelah hancurnya hati saat saya ingin sekali memberi asi ke buah hati tetapi tidak bisa,bukan karena tidak ingin,tapi hal lain diluar kemampuan saya.sekarang susu formula yang bisa dikatakan menjadi tumpuan pun tidak bisa diandalkan lagi.
eko berkata
Sudah bukan hal yang aneh lagi….
Menyesatkan dan menyengsarakan kehidupan anak bangsa.
Mana mau maju….
beras, tepung, kedelai, susu, daging sapi langka sekarang bakteri Enterobacter Sakazakii.
Nggak akan bisa maju bangsa kita, kecuali satu generasi dipangkas abis!
realylife berkata
Ikhtiar saja kalo begitu dan mungkin dengan memberikan susu dari Tuhan , ASI , lebih sehat dan ngga pusing mikirin bakteri
itu saja
ajp berkata
untuk Sri Estuningsih, peneliti IPB anda itu sebetulnya bukan sebagai peneliti tapi anda adalah hanya mencari popularitas saja agar institusi anda menjadi terkenal sehingga anda mudah untuk mendapatkan uang (CAPER-Cari perhatian saja). Itu terbukti anda tidak mengeluarkan daftar produk makanan yang terkontaminasi tersebut,bahkan anda termasuk pembohong besar atau bisa termasuk teroris dalam bentuk lain yang ingin indonesia kacau. terimakasih
SAM berkata
DAPAT INFO BAHWA SUSU YANG TERKONTAMINASI DIANTARANYA : BENDERA, DANCOW, SGM, BEBELAC, SUN, S26.
PEMERINTAH MASIH SUKA PAKAI GAYA ORDER BARU MAIN INTIMIDASI, MAKANYA PARA PENELITI HARI PERTAMA MENGGEBU-GEBU DAN BESOKNYA SUDAH DIRALAT LAGI PUNYA KOMENTAR. BU MENTRI JANGAN PRO KE PENGUSAHA TERUS DONG, KAYAKMANA GENERASI INDONESIA KALAU DI KASIH RACUN BEGITU.
BAPAK/IBU PENELITI KENAPA JADI PLIN-PLAN, TAKUT GAK DIGAJI PEMERINTAH YA?
ncomputing - penganti pc berkata
iya tuh harus cari tau….kalu gak nanti anak2 yg masih bayi terkena penyakit,,,tidak baik buat kesehatan bayi
leo berkata
ya,oh bu anak saya ua minum susu dancow 1 hai bisa5 botol,apa itu gak apa-apa?
leo berkata
lagi pula itu kan terkontaminasi,anak saya sudah di beri tahu tapi tak mau di ganti,saya khawatir sekali,takut ank saya keracunan.
leo berkata
lebih baik cara bujuk nya gimana?
leo berkata
omong-omong dancow usia berapa?
Tussaud berkata
mana neh daftar produknya ?
eternity berkata
klo memang isu ttg enterobacter sakazakii itu betul,dan ibu estuningsih yakin dgn ke-valid-an hasil penelitiannya,kenapa tidak ambil mengumumkan merk2 yang diteliti?buat apa repot2 meneliti lalu buka mulut tapi ga ada kejelasannya?katanya prihatin koq malah setengah2 gitu, kan namanya menimbulkan rush,etika sih etika tp dgn melepas isu tanpa kejelasan apa masih bisa dibilang etika????peneliti bukan pelempar isu kan??
sony berkata
….pemerintah GUOOOBLOK……ga becus……
ARIF SUBAKTI berkata
menurut saya tak ada guna dibicarakan disini kalau tidak ada tindak lanjut yang positif…..omongan kita dianggap sampah belaka
William berkata
Pemerintah khan yang penting duit…
ada duit mulut diam,
kalaupun sudah terbukti dan merek2 tersebut kasih DUIT BUNGKAM,
mereka pasti diam,
satu2nya cara kita yang aktif,
kalo bisa cari susu yang masih tulisan luar ALIAS gk ada tulisan indonesia,
biasanya lebih terjamin….
tapi tentunya diteliti juga dari mana susu import itu berasal dan apa benar di negara asalnya tidak bermasalah…
kalo ngmong ma PEMERINTAH ma kayak ngomong ma BINATANG beda bahasa….
mending ngomong ma tembok kali yaaaaaa……
tio berkata
susu apa aja sih yang tercemar bakreri?jdi takut neeeeh.kasian anak!!!!!